Skip navigation

Selama saya hidup seringkali terasa hampa….seolah hidup cuman rutinitas semata yang akhirnya akan berakhir (kematian)
Pernahkah anda merasa demikian?? Bertanya mengapa anda hidup di dunia, kenapa saya ada, mengapa saya mampu berpikir dan melakukan sesuatu dll. Lalu muncul suatu pertanyaan yang cukup penting: adakah Tuhan?? Setelah itu muncul lagi selanjutnya: agama manakah yang benar??

Dalam mempelajari agama, dimana saya menganut Kristen Protestan dan ataupun teman saya yang beragama lain…selalu banyak pertanyaan yang belum terjawab oleh agama, terutama yang dikaitkan dengan science. Contoh: alam semesta tercipta dari big bang, sementara Alkitab ataupun kitab suci lain mengatakan alam semesta diciptakan Tuhan atau dewa. Nah…anda mau percaya yang mana?? Sementara itu big bang hanya teori, dan kitab suci juga hanya sekedar mengatakan saja…

Saya dari kecil sudah ke gereja….namun sewaktu itu saya masih belum menghargai Firman dan suka membolos dan lebih memilih nonton acara tv di hari minggu. Seiring waktu, saya naik smp, sma semakin timbul suatu keinginan untuk mencari pengertian lebih akan segala pertanyaan2 itu, dimana saya semakin rajin ke gereja. Namun godaan demi godaan membuat saya tidak fokus, semasa itu saya masih penuh dengan sikap buruk, dan belum mengutamakan Tuhan sebagai yang terutama.

Waktu terus berjalan, sekarang saya sudah memasuki kuliah, dimana kemampuan orang berpikir semakin kritis. Banyak pemuda pemudi yang hidup seenaknya dan liar. Terlihat bahwa banyak yang atheis dan hanya hidup sesuai kebebasan yang mereka inginkan. Saya sadar penuh bahwa tidak menutup kemungkinan saya bisa jadi seperti mereka. Untungnya saya boleh bergereja di suatu gereja yang memiliki teologia baik dan mampu membawa saya bertahan melalui berbagai godaan dan menjawab banyak pertanyaan yang bahkan dapat di terima dengan logika. Sejak itu saya mulai sadar bahwa Alkitab sebenarnya tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan.

Kalau ilmu pengetahuan kurang lebih akan bertanya: jika ada yang mencipta kita semua yang di sebut Tuhan, siapakah yang mencipta Tuhan?? Namun dengan pemahaman Alkitab kita dapat sadar, bahwa pola pikir itulah yang aneh….apakah memang harus ada yang mencipta Tuhan? Apakah X ada berarti harus ada sesuatu yang mencipta?? Dengan begitu big bang datangnya darimana?? Siapa yang mencipta big bang??

Dengan suatu penalaran, saya berpikir bahwa mindset kita kadang terlalu sempit. Big bang adalah benda mati yang ga punya kekuatan apapun sehingga ga mungkin ada kalo ga ad yg cipta (ok, buang dulu big bang jauh2 dan asumsikan dia teori yang tidak benar..wkwk) Justru dengan percaya Tuhan ada, maka itulah jawaban segala jawaban. Dengan ilmu pengetahuan manusia, Tuhan gak bisa d buktikan ada bukan?? Lantas manusia juga gak bisa membuktikan dia berasal darimana….atom darimana?? Justru dengan percaya bahwa ada sesuatu YANG TIDAK DAPAT DIJELASKAN dengan pengetahuan manusia, sesuatu yang MELEBIHI pemikiran manusia…..sesuatu yang di LUAR akal manusia (bukan tidak masuk akal), maka ada Tuhan. Dan karna manusia gak bisa tahu Tuhan, maka Tuhan yang harus memberi tahu manusia bahwa Dia ada. Itu sebabnya ada Yesus yang merupakan inkarnasi pribadi Tuhan harus datang ke dunia untuk memberitahu manusia.

Saudara dalam keluarga besar saya kebanyakan adalah non Kristen, bahkan banyak yang tidak suka Kristen. Namun saya bersyukur boleh masuk dalam Kristen. Meski kehidupan saya bukan suatu contoh yang benar-benar baik, namun saya ingin terus berubah seturut kehendak Tuhan. Pikiran saya semakin bulat untuk terus berada dalam Kekristenan. Meski banyak orang mengatakan orang Kristen fanatik dibanding agama lain, namun mereka suka tidak sadar kalau mereka sendiri juga penuh kekurangan. Manusia punya kekurangan juga, kalo sudah suci tak usah beragama saja sana (bcanda ^^). Semua umat Kristen juga orang berdosa, namun sadar penuh dan ingin bertobat dan terus menjadi lebih baik sesuai Alkitab. Saya sadar saya juga pernah fanatik, namun dengan terus belajar dan mengerti jelas isi Alkitab, saya yakin kita bukan menjadi orang fanatik yang sebenarnya isinya kosong tetapi juga berisi pemahaman akan iman kita sendiri mengapa kita percaya.

Jadi, saya sadar bahwa hidup ini tidak akan hampa saja, sebab setelah kematian masih ada tujuan lainnya. Saya masih akan terus mempelajari isi Alkitab. Saya sadar bahwa banyak sekali godaan, dan saya perlu pimpinan Tuhan untuk melalui semuanya.

Thx for reading…semoga menjadi berkat…God bless you

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.